Sinarpapua.com,Bintuni – Senin, 23 Maret 2026 menjadi momen berharga bagi masyarakat di Kampung Argosigemerai, Distrik Bintuni, Teluk Bintuni. Wakil Ketua II DPR Provinsi Papua Barat, Syamsudin Seknun, S.Sos, SH, MH – yang akrab disapa Sase – menggelar acara open house dalam rangka merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah, menjadikan acara ini sebagai wadah silaturahmi dan saling memaafkan antarwarga.
Acara tersebut bukan sekadar perayaan hari raya, melainkan wujud komitmen Sase untuk menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayahnya. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Idul Fitri adalah momen yang paling tepat untuk melebur segala kesalahan yang mungkin terjadi dalam pergaulan sehari-hari. “Banyak saudara dan sahabat saya di sini yang mungkin dalam interaksi tiap hari ada hal-hal yang menyinggung, baik secara pribadi maupun personal. Sebagai sesama insan, memohon maaf dan saling memaafkan pada momentum ini adalah kewajiban yang tak terelakkan,” ujar Sase yang hadir didampingi oleh istrinya, Ny. Yusmanelly Seknun.
Kegiatan open house ini juga merupakan bentuk rasa syukur Sase atas kesempatan dapat berkumpul kembali dengan masyarakat Teluk Bintuni. Bagi dirinya, silaturahmi dengan warga merupakan agenda prioritas yang harus tetap dilaksanakan, meskipun ia baru saja menempuh perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan.
Sase menceritakan bahwa dirinya dan istri mengawali bulan Ramadhan serta melaksanakan ibadah puasa di Tanah Suci. Hal ini menyebabkan perbedaan penanggalan perayaan Idul Fitri, di mana ia merayakan hari raya pada tanggal 20 Maret agar hitungan puasanya tetap konsisten dengan kalender di tempat ia mengawali puasa. Setelah merayakan hari pertama lebaran di kampung halaman istrinya di Bengkulu, pasangan ini langsung bertolak menuju Papua Barat melalui rute Jakarta, Sorong, dan Manokwari. Mereka baru tiba di Kampung Argosigemerai pada Minggu malam, 22 Maret 2026, tepat sehari sebelum acara open house dilaksanakan.
“Bagaimanapun, saya sampaikan kepada istri bahwa kita harus tetap melakukan acara silaturahmi ini di Teluk Bintuni. Koneksi dengan masyarakat adalah hal yang paling berharga bagi saya,” tambahnya dengan tegas.
Pantauan di lokasi acara menunjukkan suasana yang sangat hangat dan akrab. Berbagai lapisan masyarakat, tokoh agama, serta kerabat hadir memadati acara tersebut. Mereka datang untuk saling berjabat tangan, bertukar ucapan selamat Idul Fitri, dan mempererat tali persaudaraan di hari yang fitri ini. Kehadiran warga dari berbagai kalangan membuktikan bahwa acara ini berhasil menjadi jembatan yang memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat Teluk Bintuni. ( AL )
