Memperkuat Silaturahmi dan Sinergi: Forkolimasi dan Majelis Taklim Kabupaten Teluk Bintuni Siap Jadi Mitra Utama Pembagunan Daerah

Uncategorized

Sinarpapua.com,TELUK BINTUNI, PAPUA BARAT – Suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti rangkaian kegiatan Halal Bihalal Forum Komunikasi Lintas Masjid (Forkolimasi) dan Majelis Taklim (MT) Kabupaten Teluk Bintuni. Kegiatan yang penuh makna ini dihadiri oleh para pemuka agama, tokoh masyarakat, seluruh pengurus, serta anggota organisasi keagamaan setempat, yang menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antar sesama umat dan menyusun langkah-langkah pengembangan organisasi ke depan.

Hadir sebagai pembicara utama dan menyampaikan arahan resmi, Ketua Umum Forkolimasi Provinsi Papua Barat, Muhammad Walay, S.H. Beliau bertugas hadir mewakili sekaligus atas penugasan langsung dari Gubernur Provinsi Papua Barat yang juga menjabat selaku Pembina organisasi di tingkat provinsi. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata perhatian dan dukungan yang tinggi, mengingat satu bulan sebelumnya Gubernur telah merencanakan untuk hadir secara langsung, namun berhalangan dikarenakan adanya tugas kenegaraan yang mendesak dan tidak dapat ditinggalkan. Dalam kunjungannya, Muhammad Walay, S.H. didampingi secara langsung oleh Ketua Forkolimasi Kabupaten Teluk Bintuni, H. Rajab Suluta, serta Sekretaris Forkolimasi Kabupaten Teluk Bintuni, Tri Sutrisno.

Kedatangan rombongan pimpinan tingkat provinsi ini memiliki makna strategis, yaitu untuk memenuhi undangan yang telah disampaikan, sekaligus menyampaikan arahan dan harapan bagi perkembangan organisasi di tingkat kabupaten. Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, penyelenggaraan Halal Bihalal kali ini dipandang memiliki makna yang mendalam dan mendasar, yang tidak terbatas pada tradisi pertemuan belaka.

“Seperti yang telah diamanatkan oleh Bapak Gubernur, kegiatan ini memuat tuntutan luhur yang wajib kita wujudkan bersama. Halal Bihalal bukan hanya momen untuk saling bermaafan dan berkumpul, melainkan menjadi sarana utama untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama pengurus, anggota organisasi, pemuka agama, serta seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah untuk membangun komunikasi yang berkelanjutan dan memperkuat konsolidasi pemikiran serta kekuatan kolektif demi pencapaian tujuan-tujuan yang mulia bagi kemaslahatan umat dan kemajuan daerah,” tegas Muhammad Walay, S.H. dalam sambutan resminya.

Beliau menegaskan bahwa Forkolimasi dan Majelis Taklim memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam kerangka pembangunan daerah. Kedua lembaga ini diharapkan senantiasa berperan aktif, konstruktif, dan memberikan dukungan yang utuh terhadap seluruh program serta kebijakan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten. Sebagai lembaga yang berlandaskan pada nilai-nilai agama, kemanusiaan, dan kebersamaan, keduanya memikul tanggung jawab moral dan sosial untuk menjadi mitra yang andal bagi pemerintah dalam mewujudkan kemajuan yang berkeadilan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta terciptanya kehidupan yang harmonis, damai, dan bermartabat.

“Ke depannya, saya berharap agar Forkolimasi dan Majelis Taklim Kabupaten Teluk Bintuni senantiasa aktif bergerak, berkarya, dan berperan serta secara nyata dalam membantu melaksanakan tugas dan program yang diemban oleh Bapak Gubernur selaku Pembina tingkat provinsi, serta turut mendukung seluruh kebijakan pemerintah yang berlaku di wilayah ini. Khususnya bagi seluruh pengurus dan anggota Majelis Taklim, diharapkan senantiasa menjalin koordinasi, kerja sama, dan komunikasi yang erat dengan Badan Koordinasi Majelis Taklim serta berbagai organisasi kemasyarakatan Islam lainnya yang ada di daerah ini. Sinergi yang terjalin dengan baik akan memperkuat eksistensi kita, sekaligus memperluas dampak positif yang dapat kita berikan bagi kemajuan agama, pengembangan sosial masyarakat, dan kemajuan daerah kita tercinta,” imbuh beliau.

Lebih lanjut, Muhammad Walay, S.H. menekankan bahwa kekompakan, kebersamaan, dan persatuan yang terbangun dalam kegiatan ini merupakan modal dasar yang paling berharga dan tidak ternilai harganya. Semangat kebersamaan tersebut menjadi kunci utama dalam memajukan organisasi, memperkuat peran lembaga keagamaan, serta mewujudkan cita-cita luhur yang menjadi tujuan bersama. Ia juga menyampaikan komitmen resmi dari Pemerintah Provinsi Papua Barat yang akan senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan dan program yang diselenggarakan oleh Forkolimasi dan Majelis Taklim, sepanjang sejalan dengan nilai-nilai agama, norma kesusilaan, serta arah dan rencana pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

Sebagai penutup penyampaiannya, atas nama Gubernur Provinsi Papua Barat selaku Pembina organisasi, beliau menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah bekerja keras hingga terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan lancar. Doa dan harapan dipanjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, semoga senantiasa melimpahkan rahmat, hidayah, dan ridha-Nya atas setiap langkah, pemikiran, dan usaha yang dilakukan demi kebaikan umat, kemajuan organisasi, serta kejayaan daerah tercinta.

“Semoga segala upaya dan kerja keras kita senantiasa mendapatkan kemudahan dan keberkahan dari-Nya, serta mampu mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, berilmu, sejahtera, dan bermartabat. Amin,” pungkasnya diakhiri dengan salam penghormatan. ( AL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *