Sinarpapua.com,Distrik Sumuri TELUK BINTUNI,– Perjalanan safari Ramadhan 1447 Hijriyah yang dilaksanakan oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, beserta rombongan pada Sabtu (7/3/2026) di Distrik Sumuri menjadi momen bersejarah yang penuh makna. Kunjungan ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh masyarakat Kampung Tofoi dan sekitarnya, yang telah menunggu kedatangan rombongan sejak awal kedatangan di dermaga.
Meskipun terik matahari menyengat kulit, semangat masyarakat tidak sedikit pun surut. Mereka berkumpul dalam jumlah banyak, menyambut kedatangan Bupati dan rombongan dengan sukacita. Proses adat dari berbagai suku yang ada di Distrik Sumuri, mulai dari Suku Sumuri, Maybrat, Biak, Toraja, Batak, Timor, hingga Kei, silih berganti ditampilkan sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan antarberbagai kelompok masyarakat.
Menjelang memasuki komplek Masjid Al Ikhlas, yang menjadi pusat kegiatan safari Ramadhan di Distrik Sumuri, rombongan Bupati juga disambut oleh kelompok seni hadrah dari ibu-ibu majelis ta’lim. Suara gemuruh hadrah yang meriah menambah suasana keagamaan dan kehangatan dalam pertemuan tersebut.
Usman M Fay, Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas Tofoi, menyampaikan bahwa kunjungan safari Ramadhan Bupati Yohanis Manibuy ini terasa sangat istimewa bagi masyarakat Sumuri, khususnya jamaah Masjid Al Ikhlas. Sebab, sejak masjid dibangun, belum pernah ada Bupati yang datang melakukan safari Ramadhan dan duduk bersama-sama dengan masyarakat serta jamaah untuk berbuka puasa.
“Memang yang sebelum-sebelumnya ada yang datang, tapi hanya wakil, itu pun hanya menyerahkan bantuan lalu pergi. Tidak duduk seperti ini,” ujar Usman dengan penuh rasa syukur.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yohanis Manibuy juga menyerahkan bantuan operasional masjid kepada pengurusnya. Di Distrik Sumuri, terdapat enam masjid yang menerima bantuan tersebut, yaitu Masjid Al Ikhlas di Tofoi, Masjid Al Iman di Tanah Merah, Masjid Materabujaya, Masjid Al Muhajirin di Kampung Farita, Masjid Al Muhajirin di Kampung Onar, serta satu masjid di Kampung Forada. Masing-masing masjid menerima bantuan operasional sebesar Rp 10 juta.
Bupati Yohanis Manibuy menyatakan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah terhadap kemakmuran masjid sebagai tempat ibadah sekaligus wahana pembinaan umat. Ia menekankan bahwa nilai dari bantuan ini tidak hanya dilihat dari nominalnya, tetapi lebih pada perhatian dan komitmen yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk menjaga dan memajukan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat.
“Jangan dilihat dari nominalnya. Tapi inilah perhatian dan komitmen dari pemerintah daerah terhadap kemakmuran masjid yang harus dijaga, sebagai tempat ibadah dan tempat pembinaan umat,” tegas Bupati.
Usai penyerahan bantuan, Bupati dan rombongan menikmati sajian takjil serta menu makan buka puasa bersama dengan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momen yang sangat berharga untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup, Kepala Bakesbangpol, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Sekretaris DPRK, serta Kabag Kesra dan Plt Kabag Prokompim Sekretariat Daerah. Selain itu, juga hadir Kabid Pelayaran dan Penerbangan Dinas Perhubungan, Kabid Bina Marga dan Jembatan Dinas PUPR, anggota DPRP Papua Barat Erwin Beddu Nawawi, anggota DPRK Teluk Bintuni Roy Marthen Masyewi, Kapolsek Babo, dan Kasat Binmas Polres Teluk Bintuni.
Kehadiran berbagai pejabat dan tokoh masyarakat dalam safari Ramadhan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan. Semoga momen ini menjadi awal dari lebih banyak lagi kegiatan yang mempererat tali persaudaraan dan memajukan kesejahteraan umat di Teluk
