Kolaborasi Strategis Kemenkes RI dan RSUD Teluk Bintuni: Wujudkan Layanan Dialisis yang Layak, Dekat, dan Berstandar Nasional

Uncategorized

Sinarpapua.com,Bintuni – Komitmen Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam memperkuat sektor kesehatan guna mewujudkan daerah yang sehat, enerjik, religius, andal, smart, dan inovatif kembali mendapat dukungan penting melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Pada Senin (9/3), tim visitasi Kemenkes RI yang dipimpin oleh Dr. Victor Eka Nugraha, M.Kes, melakukan kunjungan resmi ke RSUD Teluk Bintuni, yang disambut langsung oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara, Direktur RSUD Teluk Bintuni, serta jajaran manajemen rumah sakit.

Kunjungan ini menjadi langkah krusial dalam upaya menghadirkan layanan kesehatan spesialistik yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat Teluk Bintuni, khususnya layanan dialisis atau cuci darah bagi pasien penyakit ginjal kronis. Selama ini, masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut harus dirujuk ke daerah lain seperti Manokwari, Sorong, bahkan hingga ke luar Papua, yang tentu menjadi beban berat baik dari segi perjalanan maupun biaya bagi pasien dan keluarga.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Joko Lingara menegaskan bahwa penguatan sistem pelayanan kesehatan daerah merupakan salah satu prioritas pembangunan pemerintah daerah, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni yang dirumuskan dalam semangat SERASI. “Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berkomitmen untuk terus memperkuat sektor kesehatan guna mewujudkan Teluk Bintuni yang sehat, enerjik, religius, andal, smart, dan inovatif,” kata Joko Lingara.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa hambatan jarak, biaya, maupun keterbatasan fasilitas. “Oleh karena itu, kehadiran layanan dialisis di RSUD Teluk Bintuni merupakan kebutuhan strategis sekaligus kebutuhan kemanusiaan bagi masyarakat. Dengan adanya layanan ini, pasien gagal ginjal dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan cepat,” ujarnya.

Kolaborasi antara Kemenkes RI dan RSUD Teluk Bintuni dalam kegiatan visitasi ini dinilai sangat penting untuk memastikan seluruh persyaratan dan standar pelayanan dialisis telah terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Joko Lingara menyadari bahwa penyelenggaraan layanan dialisis membutuhkan standar keselamatan pasien yang tinggi, dukungan sarana prasarana yang memadai, peralatan medis yang sesuai standar, serta tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi profesional.

“Kami memandang visitasi ini bukan sekadar proses penilaian, tetapi juga sebagai proses pembinaan dan penguatan mutu pelayanan kesehatan di daerah,” tegas Wakil Bupati.

Ia juga berharap jajaran manajemen RSUD Teluk Bintuni dapat mengikuti seluruh proses visitasi dengan penuh kesiapan, keterketerbukaan, dan profesionalisme, serta menjadikan setiap masukan dari tim visitator sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Kepada tim visitator dari Kemenkes RI, Joko Lingara berharap dapat memberikan arahan, bimbingan, serta rekomendasi terbaik agar layanan dialisis di RSUD Teluk Bintuni dapat memenuhi standar yang ditetapkan dan segera beroperasi secara optimal.

Tujuan utama dari seluruh upaya kolaborasi ini adalah memastikan masyarakat Teluk Bintuni mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan, sehingga cita-cita mewujudkan Teluk Bintuni yang sehat dan sejahtera semakin dekat untuk diwujudkan. ( AL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *