Imami Jiwa dan Pikiran, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Jadi Khatib Jumat di Masjid Raya Al-Munawwarah Bintuni

Uncategorized

Sinarpapua.com,BINTUNI – Suasana khidmat dan penuh rasa kebersamaan menyelimuti Masjid Raya Al-Munawwarah, Kabupaten Teluk Bintuni, pada pelaksanaan salat Jumat hari ini. Di tengah agenda kunjungan kerjanya yang padat di Tanah Papua, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., memenuhi permintaan khusus masyarakat setempat untuk bertindak sebagai Khatib Jumat.

Kehadiran menteri yang juga dikenal sebagai cendekiawan Muslim terkemuka ini menyedot perhatian besar warga. Saf-saf Masjid Raya Al-Munawwarah tampak dipadati oleh ratusan jemaah yang ingin mendengar langsung pesan-pesan kesejukan sekaligus arahan strategis dari sang Menteri.

Dalam khotbahnya yang disampaikan secara lugas dan mendalam, Prof. Abdul Mu’ti menyoroti pentingnya peran keluarga dan lembaga pendidikan dalam menyelamatkan masa depan generasi muda dari tantangan zaman yang kian kompleks. Ia mengajak seluruh jemaah untuk merefleksikan esensi dari perintah agama terkait tanggung jawab menjaga diri dan keluarga dari kehancuran moral maupun kebodohan.

“Tugas terpenting kita hari ini adalah membentengi anak-anak kita dengan ilmu pengetahuan yang luas dan karakter yang kokoh,” tegas Prof. Abdul Mu’ti dari atas mimbar. Beliau menambahkan bahwa sinergi antara nilai keagamaan dan pendidikan formal adalah kunci utama melahirkan generasi emas yang tangguh, cerdas, sekaligus berakhlak mulia.

Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (PROKOMPIM) menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesediaan Mendikdasmen membaur langsung dengan masyarakat di rumah ibadah. Momen berharga di Masjid Raya Al-Munawwarah ini dipandang sebagai bukti nyata kedekatan emosional dan komitmen tulus pemerintah pusat terhadap pembangunan sumber daya manusia di Teluk Bintuni.

Kunjungan kerja dan pesan mimbar dari Prof. Abdul Mu’ti ini menyisakan optimisme besar bagi seluruh elemen masyarakat, bahwa masa depan pendidikan di wilayah Teluk Bintuni akan semakin cerah, inklusif, dan berkarakter kuat. ( AL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *