Teluk Bintuni, Sinarpapua.com – Dalam suasana khidmat dan penuh makna, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 daerah di Alun-Alun Argosigemerai, Selasa (9/6/2026). Upacara ini menjadi momentum refleksi sejarah, apresiasi terhadap perjuangan pendahulu, sekaligus penegasan tekad kolektif seluruh elemen masyarakat untuk melangkah menuju kemajuan yang lebih berkelanjutan.
Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, S.E., M.H. Sementara itu, susunan petugas upacara diisi oleh putra-putri terbaik daerah, mencerminkan kaderisasi kepemimpinan yang berkelanjutan. Perwira Upacara diamanahkan kepada Randika Aples Manibuy, S.STP., Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten dan purnapraja IPDN Angkatan XXII. Komandan Upacara dipegang oleh Pius Geral Hindom, S.STP., Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, alumnus IPDN Angkatan XX.
Keistimewaan upacara juga terlihat pada petugas pengibaran bendera Merah Putih yang merupakan mantan anggota Paskibraka Kabupaten: Siti Naumi Rumruren (SMA Negeri 1 Bintuni) sebagai pembawa baki, Pedro Devarino Mesa (SMA Negeri 1 Bintuni) sebagai pengerek, dan Fajar Abdurrahman Amin (SMA Negeri 1 Bintuni) sebagai pembentang bendera. Sementara Pasukan Tanda Kehormatan terdiri dari seluruh alumni IPDN se-Kabupaten, dipimpin oleh Komandan Pasukan Kevin Arvano Matalu, S.Tr.IP., yang bertugas di Badan Kepegawaian daerah.
Dalam amanatnya, Bupati Yohanis Manibuy menyampaikan rasa syukur mendalam atas perjalanan panjang yang telah dilalui Kabupaten Teluk Bintuni selama 23 tahun. Ia tidak lupa memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para tokoh pemekaran, mantan pimpinan daerah, serta seluruh tokoh pembangunan yang telah meletakkan fondasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
“Bersama Wakil Bupati, kami sampaikan terima kasih yang tak terhingga atas dedikasi dan pengabdian para pendiri daerah, para pemimpin terdahulu, serta seluruh elemen yang telah berperan mewarnai perjalanan Kabupaten Teluk Bintuni hingga mencapai usia ke-23 ini. Jasa mereka menjadi modal berharga yang terus kami rawat dan lanjutkan,” tegasnya.
Bupati menegaskan bahwa usia 23 tahun merupakan fase krusial dalam dinamika pembangunan. Di usia ini, fondasi pemerintahan, sosial, dan ekonomi telah semakin kokoh, membuka ruang yang lebih luas untuk mewujudkan cita-cita bersama. Peringatan tahun ini diusung dengan tema “Tumbuh Serasi, Tangguh, Bersih”, yang mencerminkan visi pembangunan yang berimbang, berdaya tahan, dan berintegritas.
“Tema ini mengandung makna mendalam: kita ingin tumbuh selaras dengan potensi alam dan karakter masyarakat, membangun ketangguhan menghadapi tantangan zaman, serta menjunjung tinggi prinsip kebersihan dan transparansi dalam setiap aspek penyelenggaraan negara,” jelasnya.
Pembangunan daerah, lanjut Bupati, bukanlah hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga adat, tokoh agama, pemuda, dan perempuan. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, pemerintah daerah menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
Pada sektor pendidikan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp38 miliar untuk mendukung berbagai program, mulai dari bantuan operasional satuan pendidikan jenjang PAUD hingga SMA/SMK, bantuan sosial pendidikan, hingga beasiswa Program Indonesia Emas bagi putra-putri daerah yang menempuh pendidikan tinggi di dalam maupun luar negeri.
“Kami meyakini bahwa investasi paling berharga yang dapat diwariskan lintas generasi adalah pendidikan yang berkualitas. Hanya dengan SDM yang unggul, Teluk Bintuni dapat bersaing dan berkontribusi secara maksimal,” ujar Bupati.
Data menunjukkan bahwa pada tahun ajaran 2025–2026, terdapat 271 satuan pendidikan yang melayani 21.838 peserta didik di seluruh wilayah, termasuk daerah pesisir dan terpencil, dengan dukungan lebih dari 1.800 tenaga pendidik dan kependidikan. Sementara di bidang kesehatan, layanan terus diperluas melalui 152 Posyandu dan 56 Poskesdes yang tersebar di 24 distrik, didukung oleh 42 dokter umum, 5 dokter gigi di tingkat puskesmas, serta tenaga spesialis di RSUD Teluk Bintuni.
Bupati juga memaparkan sejumlah capaian positif, antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan berbagai program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung 15 Juli hingga 31 Agustus mendatang, yang datanya akan menjadi acuan utama dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Meskipun berbagai kemajuan telah diraih, Bupati mengakui masih terdapat tantangan yang harus diselesaikan secara bersama-sama. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan dan seluruh elemen masyarakat.
“Seikat sapu lidi tidak akan mudah dipatahkan, berbeda dengan satu batang lidi yang rapuh. Demikian pula kita: dengan persatuan, sinergi, dan kebersamaan, Teluk Bintuni akan semakin kokoh berdiri dan semakin percaya diri menatap masa depan,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Di akhir amanatnya, Bupati mengucapkan selamat ulang tahun ke-23 bagi Kabupaten Teluk Bintuni, Negeri Seribu Satu Sungai. Ia berharap daerah ini terus tumbuh menjadi wilayah yang maju, sejahtera, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh warganya.(AL)
