Sinarpapua.com,BINTUNI – Sebuah perhelatan olahraga bertaraf prestisius sekaligus strategis secara resmi dibuka oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, pada Sabtu (30/5/2026). Turnamen Bintuni Open Nine Ball Dandim Cup I Tahun 2026 yang diselenggarakan atas inisiatif Kodim 1806/Teluk Bintuni berkolaborasi dengan BOPSI Kabupaten Teluk Bintuni, menjadi penanda penting dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni, sekaligus menjadi etalase potensi dan keramahan daerah di kancah olahraga nasional hingga internasional.
Ketua Panitia Pelaksana, Muhlis, dalam laporan resminya menyampaikan rasa syukur dan penghargaan mendalam atas antusiasme luar biasa para peserta. Perhelatan ini tidak hanya dihadiri oleh atlet dari berbagai penjuru wilayah di Tanah Papua dan nusantara, namun juga turut melibatkan partisipasi atlet dari negara tetangga, Filipina, yang menjadikan ajang ini memiliki nilai strategis dalam memperluas jejaring persaudaraan lintas batas negara.
“Atas nama panitia, kami sampaikan selamat datang di Negeri Sisar Matiti. Besar harapan kami, seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan meninggalkan kesan mendalam serta manfaat nyata bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Muhlis dalam suasana penuh semangat.
Secara substantif, kegiatan ini dirancang tidak semata sebagai ajang adu kemampuan teknis, melainkan memiliki misi mulia untuk mempererat ikatan silaturahmi antarpegiat olahraga di seluruh Indonesia, sekaligus berfungsi sebagai wahana pemetaan dan pembibitan talenta muda berbakat, khususnya yang tumbuh dan berkembang di tanah Teluk Bintuni.
Kompetisi yang dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 30 Mei hingga 6 Juni 2026, ini diikuti oleh kurang lebih 110 pemain terdaftar. Jumlah ini dinamis dan diprediksi akan terus meningkat mengingat masih banyak peserta dari luar daerah yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi. Bahkan, kehadiran atlet andalan dari Filipina yang dijadwalkan tiba pada 2 Juni mendatang semakin menegaskan skala dan kualitas kompetisi yang diusung.
Dalam kerangka teknis pertandingan, panitia menyajikan dua kategori utama, yakni Open Putra dan Open Putri dengan nomor perlombaan Nine Ball Tunggal. Sebagai bentuk apresiasi dan dorongan prestasi, disiapkan total hadiah senilai Rp425 juta yang dilengkapi dengan dua unit sepeda motor bagi para pemenang. Untuk menjamin integritas dan standar mutu pertandingan, pengawasan dan kepemimpinan jalannya laga dipercayakan kepada dua wasit berlisensi nasional, menjamin kompetisi berjalan secara profesional, objektif, dan berkelas.
Komandan Kodim 1806/Teluk Bintuni, Letnan Kolonel Infanteri Doni Simanjuntak, menegaskan filosofi di balik terselenggaranya turnamen ini. Baginya, ajang ini adalah manifestasi nyata bahwa olahraga merupakan bahasa universal yang melampaui sekat perbedaan.
“Kompetisi ini kami maknai sebagai wadah strategis untuk mengukuhkan persaudaraan, memperkokoh kebersamaan, serta menumbuhkan budaya sportivitas yang luhur di tengah masyarakat. Nilai-nilai yang dibangun melalui olahraga sejalan dengan semangat persatuan yang senantiasa kami jaga,” tegas Letkol Doni.
Lebih jauh, ia berharap ruang kompetisi ini menjadi lahan subur bagi generasi muda untuk mengasah potensi diri, menorehkan prestasi, dan melahirkan atlet berkaliber tinggi yang mampu membawa nama harum Teluk Bintuni di panggung nasional maupun dunia.
Sementara itu, Ketua BOPSI Papua Barat yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Papua Barat, Lamek Dowansiba, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kerja nyata Kodim 1806/Teluk Bintuni. Ia menilai langkah ini menjadi solusi atas tantangan klasik dalam pembinaan olahraga di daerah.
“Selama ini, pola pembinaan kerap bersifat insidental dan baru digiatkan mendekati pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional. Padahal, potensi luar biasa tersimpan dalam diri anak-anak muda Papua Barat. Tantangan kita saat ini adalah bagaimana membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan dan terstruktur, sehingga mereka mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ungkap Lamek.
Komitmen dukungan penuh pun disampaikannya, menegaskan bahwa BOPSI Papua Barat akan terus mendorong pertumbuhan olahraga biliar melalui peningkatan frekuensi kompetisi dan program pengembangan kapasitas atlet secara berkesinambungan.
Dalam pandangan Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, pelaksanaan turnamen ini memiliki keselarasan jiwa dengan tema besar peringatan hari jadi daerah ke-23, yaitu ‘Tumbuh Serasi, Tangguh Bersinergi’. Ia memandang kegiatan ini sebagai wujud nyata penyatuan berbagai elemen bangsa.
“Olahraga memiliki kekuatan magis untuk mempertemukan dan menyatukan orang dari beragam latar belakang, budaya, adat, hingga bangsa, dalam satu irama semangat kompetisi yang sehat dan persaudaraan yang tulus,” ujar Yohanis.
Ia juga memberikan penghargaan atas harmoni kerja sama yang terjalin antara unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, komunitas olahraga, mitra pendukung, panitia, dan masyarakat luas. Sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan dan kemajuan bersama.
Lebih jauh, Bupati menilai bahwa olahraga biliar kini kian diminati generasi muda Teluk Bintuni karena karakteristiknya yang unik; tidak hanya mengandalkan keterampilan fisik, namun menuntut ketajaman pikiran, konsentrasi tinggi, strategi matang, kesabaran, serta ketangguhan mental yang kuat—nilai-nilai yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan karakter manusia.
Dimensi lain yang tak kalah penting, perhelatan ini diproyeksikan membawa dampak ganda, yakni prestasi olahraga sekaligus akselerasi promosi daerah dan pertumbuhan ekonomi lokal melalui perputaran aktivitas kunjungan tamu dan peserta dari berbagai wilayah.
“Saya berpesan kepada seluruh peserta, tunjukkanlah kemampuan terbaik yang dimiliki dengan senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan prinsip permainan bersih. Kemenangan dan kekalahan hanyalah dinamika biasa dalam kompetisi, namun ikatan persaudaraan yang terjalin di sini adalah modal abadi yang harus kita jaga bersama,” pesannya.
Mengakhiri rangkaian acara, Bupati Yohanis Manibuy secara resmi membuka Turnamen Bintuni Open Nine Ball Dandim Cup I Tahun 2026, sebuah momen bersejarah yang disambut gemuruh antusiasme dan sorak semangat dari seluruh peserta serta tamu undangan yang memadati lokasi kegiatan. ( AL )
