Tokoh Masyarakat Babo: Pelabuhan Kunci Buka Pertumbuhan Ekonomi, Semua Disampaikan Lewat Musyawarah Bukan Unjuk Rasa

Uncategorized

Sinarpapua.com, BABO — Dukungan bulat dan penuh kebersamaan datang dari masyarakat Distrik Babo atas rencana pembangunan Pelabuhan Babo. Dukungan ini dinilai sebagai langkah penting untuk memperkuat konektivitas wilayah sekaligus membuka pintu lebar bagi pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga setempat.

Tokoh Masyarakat Babo, Yohanis Kwando, menyampaikan secara terbuka bahwa masyarakat bersama para tokoh di wilayah ini sepenuhnya mendukung seluruh rangkaian proses pembangunan agar berjalan lancar dan segera terealisasi.

“Kami mendukung semua kegiatannya berjalan. Dari kami, masyarakat maupun tokoh-tokoh yang ada di sini, semuanya mendukung pembangunan ini. Walaupun mungkin ada hal-hal yang kurang, semua itu akan dibicarakan dan diselesaikan kemudian,” tegas Yohanis Kwando.

Sambutan masyarakat terhadap rencana ini sangat positif. Kehadiran pelabuhan dipandang sebagai terobosan besar yang akan membawa perubahan nyata, memperlancar arus barang dan jasa, serta membuka peluang-peluang baru bagi peningkatan taraf hidup warga.

“Kami sangat bersyukur bahwa pelabuhan ini bisa dibangun secepatnya demi perekonomian yang lebih baik,” ucapnya penuh harap.

Yohanis juga menjelaskan bahwa pada tanggal 1 Agustus 2026, telah dilaksanakan pertemuan inisiatif masyarakat bersama Kepala Distrik Babo di Kantor Distrik. Dalam pertemuan tersebut, disepakati sikap yang dewasa dan membangun: setiap aspirasi maupun persoalan yang muncul disampaikan melalui jalur dialog dan musyawarah, bukan melalui aksi demonstrasi.

“Pada tanggal 1 Agustus itu ada pertemuan. Itu juga atas inisiatif kami sendiri dengan Kepala Distrik Babo di kantor distrik. Kami arahkan semua massa agar tidak boleh demo, tetapi mari kita bicara di forum hingga terstruktur dengan baik semua apa yang mau kita sampaikan,” jelasnya.

Langkah ini diambil agar setiap hal yang perlu dibahas dapat didengar, dipahami, dan dicarikan solusinya secara bersama-sama antara masyarakat, pemerintah, maupun pihak terkait lainnya.

Yohanis Kwando berharap jembatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak terkait senantiasa terjaga dengan baik. Setiap persoalan yang muncul selama proses pembangunan dapat diselesaikan melalui pendekatan kekeluargaan dan musyawarah, sehingga pembangunan tidak terhambat dan manfaatnya dapat segera dirasakan.

“Dengan adanya dukungan masyarakat dan tokoh-tokoh setempat, kami berharap pembangunan Pelabuhan Babo dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aktivitas ekonomi dan memperkuat konektivitas wilayah,” pungkasnya.

Semoga sinergi dan dukungan ini membawa Pelabuhan Babo menjadi gerbang kemajuan yang membuka peluang luas bagi seluruh masyarakat Teluk Bintuni. ( AL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *