Sinarpapua.com,TELUK BINTUNI – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni di bawah kepemimpinan Bupati Yohanis Manibuy, SE., MH., terus menunjukkan komitmen kuat dalam penataan manajemen kepegawaian yang profesional, berkelanjutan, dan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah.
Hal ini disampaikan secara tegas oleh Bupati dalam acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Senin (20/04/2026).
Bupati menjelaskan, upaya penyelesaian persoalan kepegawaian yang telah berlangsung lama dilakukan melalui berbagai skema rekrutmen. Mulai dari Formasi CPNS 2024, PPPK Tahap I dan II, hingga pengangkatan PPPK Paruh Waktu sebanyak 1.054 orang yang dikukuhkan hari ini, serta rencana pengadaan CPNS Formasi mendatang sebanyak 546 orang.
“Kami bekerja serius dan bertahap mencari solusi. Namun, kami juga harus menghitung secara cermat dan hati-hati agar belanja pegawai tidak melampaui batas maksimal 30% dari total APBD sesuai ketentuan undang-undang. Ini demi menjaga kesehatan fiskal daerah agar tetap berkelanjutan,” tegas Bupati.
Dalam arahannya, Kepala Daerah juga menegaskan karakteristik dari PPPK Paruh Waktu yang bersifat kontraktual dengan masa perjanjian kerja selama 1 tahun.
“Status yang Saudara terima hari ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari proses pembuktian. Setelah masa ini berakhir, akan dilakukan evaluasi kinerja secara berkala. Disiplin dan kinerja nyata inilah yang akan menjadi dasar untuk perpanjangan kontrak maupun peluang pengangkatan menjadi status yang lebih tinggi di kemudian hari,” ujarnya.
Oleh karena itu, Bupati menuntut agar seluruh penerima SK wajib menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), bekerja sesuai target, dan menunjukkan loyalitas serta etika sebagai aparatur negara.
Bupati Yohanis Manibuy berharap, dengan diterbitkannya SK ini, semangat kerja semakin meningkat sejalan dengan visi Teluk Bintuni Digitalisasi.
“Saudara dituntut bekerja secara profesional, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang mengedepankan tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, dan berorientasi pada hasil. Jadikan amanah ini sebagai landasan untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan harapan agar Tuhan senantiasa membimbing langkah pengabdian seluruh ASN dalam membangun Kabupaten Teluk Bintuni yang lebih maju dan sejahtera. ( AL )
